Usai VAR Indonesia, Wasit Piala Asia Bikin Ulah Lagi

Bek Lebanon Khalil Khamis menjadi sorotan usai melakukan aksi brutal saat melepaskan tendangan kungfu ke wajah pemain China Dai Wai Tsun di Piala Asia.


Jakarta, CNN Indonesia

Wasit Piala Asia 2023 kembali menjadi sorotan karena tidak memberikan kartu merah kepada pemain Lebanon yang melepaskan tendangan kungfu ke wajah pemain China, Rabu (17/1).

Pemain Lebanon, Khalil Khamis, lolos dari hukuman kartu merah usai melakukan tendangan kungfu ke wajah pemain China, Dai Wai Tsun, dalam duel yang berlangsung di Stadion Al Thumama, Doha.

Wasit asal Korea Selatan Ko Hyung Jin sempat memeriksa VAR namun ia menyatakan insiden brutal tersebut bukan pelanggaran. Khalil Khamis pun lolos dari hukuman kartu kuning maupun kartu merah.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Momen itu terjadi pada menit ke-23 saat bek Lebanon Khalil Khamis dan Dai Wai Tsun terlibat duel perebutan bola. Khalil Khamis lalu melompat untuk menghalau bola.

Bola tersebut berhasil dihalau Khamis namun kaki kirinya yang melayang di udara itu kemudian mendarat tepat di wajah Dai Wai Tsun.

Dai Wai Tsun pun langsung jatuh ke tanah sambil mengerang kesakitan. Meskipun mengalami beberapa luka di wajah, Dai Wai Tsun masih mampu menyelesaikan pertandingan hingga akhir.

Kemudian video dan foto Khalil Khamis menendang wajah Dai Wai Tsun pun viral di media sosial.

Ini menjadi keputusan kontroversial kedua yang terjadi di Piala Asia 2023. Sebelumnya, wasit mengesahkan gol Irak yang berbau offside saat melawan Indonesia.




Gol kedua Irak ke gawang Indonesia diwarnai kontroversi. (AFP/KARIM JAAFAR)

Wasit juga sudah meninjau VAR, namun keputusan yang diambil dinilai kontroversi. Tim ofisial Indonesia sudah melayangkan protes kepada AFC terkait kinerja wasit.

Gol kedua Irak saat mengalahkan Timnas Indonesia 3-1 pada laga Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Senin (15/1), menjadi sorotan. Pihak Timnas Indonesia mengklaim gol Osama Rashid tidak sah.

PSSI kemudian protes resmi kepada Konfederasi Sepak Bola (AFC) usai laga Indonesia vs Irak. Manajer Timnas Indonesia yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Endri Erawan, mengakui protes tidak akan mengubah hasil melawan Irak. Namun, setidaknya protes resmi itu bisa membuat AFC melakukan perbaikan.

[Gambas:Video CNN]

(rhr)




Sumber: www.cnnindonesia.com