Nonton MU Menyakitkan, Mending Lihat Highlights

Laga terakhir fase grup Liga Champions yang menentukan nasib Manchester United dan AC Milan akan berlangsung tengah pekan ini.


Jakarta, CNN Indonesia

Legenda Manchester United Dwight Yorke mengaku sempat kesulitan menyaksikan pertandingan MU karena sering kalah dan lebih memilih hanya menonton highlights laga.

“Menonton pertandingan Manchester United benar-benar sebuah perjuangan. Tidak ada cara lain. Saya tidak akan berbohong, saya pernah meninggalkan pertandingan MU, menolak menontonnya,” ujar Yorke dikutip dari Daily Mail.

Pemain MU era 1998 hingga 2002 itu mengungkap cara untuk tetap mengikuti perkembangan Manchester United era pelatih Erik Ten Hag, yakni melalui highlights pertandingan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya berusaha hanya menyaksikan lewat highlights daripada duduk menyaksikan pertandingan selama 90 menit,” ucap Yorke yang mencetak 65 gol dari 152 pertandingan bersama MU.

Lebih lanjut Yorke mengatakan momen terburuk melihat MU adalah ketika Manchester City sukses menyamai rekor treble milik The Red Devils pada musim lalu. Yorke merupakan bagian dari skuad MU saat sukses melakukan treble pada 1999.

“Saya masih belum melupakan fakta bahwa kami membiarkan Man City mengulangi sejarah, memenangkan treble, karena kami memiliki peluang untuk menghentikan mereka di Wembley [saat final Piala FA] dan kami tidak melakukannya,” ujar mantan pemain internasional Trinidad dan Tobago itu.

Selanjutnya Mancheser United akan menghadapi Aston Villa pada laga Boxing Day Liga Inggris dini hari nanti, Rabu (27/12). Yorke tidak memungkiri Aston Villa lebih diunggulkan karena sedang dalam performa terbaik, tapi MU tetap punya peluang besar menang di Old Trafford.

“Saya pikir Villa berada dalam posisi yang jauh lebih sehat dibandingkan United. Meski begitu, pergi ke Old Trafford selalu menjadi tugas yang berat, tidak peduli seberapa buruk kondisi MU,” ucap Yorke.

“Transformasi di bawah kepemimpinan Unai Emery sangat besar. Dia membuat mereka memainkan gaya yang dinamis dan menarik. Sebenarnya cukup luar biasa, semacam cerita dongeng. Inkonsistensi tim papan atas, City dan Liverpool, memberikan Villa peluang meraih gelar. Ini adalah kesempatan unik bagi mereka untuk memanfaatkannya,” kata Yorke.

Aston Villa saat ini berada di posisi tiga klasemen Liga Inggris dengan hanya terpaut dari satu poin dari Arsenal di puncak klasemen. Sementara MU ada di posisi delapan dengan 28 poin, tertinggal 11 poin dari Villa.

[Gambas:Video CNN]

(har)



Sumber: www.cnnindonesia.com