Frustrasi Kecewa Berat, Netizen Malaysia Serang Pemain Naturalisasi

Timnas Malaysia dipastikan tersingkir dari Piala Asia 2023 usai kalah dramatis 0-1 dari Bahrain pada pertandingan kedua Grup E, Sabtu (20/1).


Jakarta, CNN Indonesia

Suporter timnas Malaysia di media sosial tak bisa menutupi rasa kesal bukan kepalang kepada pemain-pemain naturalisasi yang ada di skuad Harimau Malaya pada Piala Asia 2023 (2024).

Kekalahan dari Bahrain yang memastikan Malaysia tersingkir dari Piala Asia edisi ke-18 menghancurkan harapan suporter Negeri Jiran.

Malaysia sebelumnya tampil cukup apik dalam beberapa laga pada tahun lalu. Bahkan dalam laga menjelang Piala Asia, Malaysia bermain imbang 2-2 dengan Suriah.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya saja hasil yang ditorehkan pada Piala Asia kali ini tampaknya di luar perkiraan penyokong timnas Malaysia. Kalah 0-4 dari Yodania dan takluk 0-1 dari Bahrain memupus asa Malaysia mencetak rekor menembus fase gugur Piala Asia untuk kali pertama.

Pemain-pemain naturalisasi menjadi kambing hitam. Netizen mengalamatkan kekesalan atas kegagalan timnas Malaysia kepada pemain berdarah luar negeri.

“Striker yang tepat yang patut dipanggil adalah Syafiq Ahmad. Coba turunkan dia di lapangan, kita akan lihat perbedaan permainan orang yang bermain untuk negara dan tidak. Natxo [Insa], [Romel] Morales, kalau bisa saya tidak ingin melihat wajah mereka di skuad HM [Harimau Malaya] lagi,” tulis seorang netizen ketus.

“Kasihan mereka yang berusaha sekuat tenaga membawa Malaysia ke Piala Asia. Tapi di Piala Asia yang bermain adalah orang lain. Apalagi mereka yang baru naturalisasi dan bukan pemain tetap di klub mendapat panggilan. Romel, Natxo, [Mohammadou] Sumareh, selamat tinggal. Jangan pernah bermain untuk Malaysia lagi,” timpal warganet lain tak kalah tajam.

Dalam Piala Asia kali ini, Malaysia membawa beberapa pemain naturalisasi. Tercatat ada beberapa pemain yang sama sekali tak memiliki darah Malaysia namun kini mendapat kepercayaan Kim Pan Gon, seperti Paulo Josue, Morales, dan Sumareh. Kendati demikian ada pula pemain-pemain yang memiliki garis keturunan Malaysia seperti Darren Lok, Natxo, dan Dion Cools.

“Identitasnya, ibu kelahiran Spanyol ini bahkan tidak memiliki identitas nasional. Di mana dia selama ini? Tahu-tahu bermain di Asia,” sindir sebuah akun.

Ada pula netizen yang menyuarakan agar Malaysia kembali mengandalkan pemain-pemain dalam negeri alih-alih mencomot pemain naturalisasi.

“Proyek naturalisasi ini boleh saja dihentikan, karena sepertinya tidak ada hasil, performa pemain kurang bagus, level pemain lokalnya bagus, fokus proyek akar rumput bagus, pemain mudanya bisa bermain,” tulis seorang netizen.

[Gambas:Video CNN]

(nva/ptr)




Sumber: www.cnnindonesia.com